Rina Yulianti

Ketika mulut tak mampu memberikan jalan bagi kata-kata

Menu

Skip to content
  • Home
  • Categories
    • Article
    • Book Review
    • Movie Review
    • Literary Movement
    • Poem
  • Gallery

My Gallery










0 comments:

Post a Comment

Home

Translate

Blog Archive

  • ▼  2023 (2)
    • January (2)
  • ►  2017 (1)
    • October (1)
  • ►  2016 (14)
    • September (1)
    • July (2)
    • June (1)
    • May (1)
    • April (2)
    • March (3)
    • January (4)
  • ►  2015 (28)
    • December (1)
    • November (3)
    • August (1)
    • July (2)
    • June (17)
    • May (3)
    • April (1)
  • ►  2014 (3)
    • May (3)
  • ►  2013 (1)
    • December (1)
  • ►  2012 (12)
    • November (1)
    • June (2)
    • May (6)
    • April (2)
    • February (1)
  • ►  2011 (3)
    • December (1)
    • June (1)
    • March (1)

About Author

About Author

Popular Posts

  • Enlightenment (1700-1800)
                Era Enlightenment (Pencerahan) adalah sebuah gerakan kultural dari para intelektual Eropa yang dimulai pada akhir abad 17 dengan...
  • [Novel] Little Women: Empat Bersaudara yang Mempesona
    Buku yang kubeli dari seorang teman ini malah lebih dulu kupinjamkan daripada kubaca sendiri. Maka, kuputuskan, proyek membaca akhir ta...
  • [Novel] Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi
    Jiwa dan Nanti. Kisah percintaan dari dua nama ini adalah topik utama pada novel satu-satunya yang aku kenal dari penulis M Aan Mansyur....
  • Eksistensialisme (1850- sekarang)
                  Dalam pengertian paling umum, Eksistensialisme berkaitan dengan masalah tentang bagaimana menemukan makna sebuah eksistensi. D...
  • Naturalism (1870-1920)
               Gerakan sastra ini menganggap ekspresi sebagai sesuatu yang eksklusive di dalam novel. Naturalisme berusaha untuk melangkah lebih...
Powered by Blogger.

Copyright © Rina Yulianti | Powered by Blogger

Design by Hassan Akhtar | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com